Banyak Bansos Warga Miskin Di Putus Sedangkan Korupsi Merajalela, AMPIBI Akan Pasang Bendera Setengah Tiang Di Hari Kemerdekaan RI ke – 81

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Terkait Pemberitaan banyaknya warga miskin bansosnya di putus dan warga miskin mati membusuk di duga di bekas kandang kambing Di Deli Serdang, AMPIBI Akan Pasang Bendera One Piece dan Bendera Merah Putih Setengah Tiang Setenga Di Hari Kemerdekaan RI ke – 81 Tahun 2026.

Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia (AMPIBI) akan melakukan aksi pengibaran bendera setengah tiang menjelang hari kemerdekaan merupakan bentuk protes sosial dan kecewa warga terhadap kondisi kemiskinan serta maraknya kasus korupsi.

“Kami tidak benci Indonesia tapi kami benci dengan Pemimpin yang tak peduli dengan Rakyat serta Pejabat yang menghamburkan uang diatas penderitaan Rakyat,” ungkap Awaluddin Pane di dampingi Johan Merdeka, Izhar Daulay, Pingki, Rahmadsyah, Sabtu (1/8/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini sebagai lambang matinya keadilan.

Makna di Balik Aksi Protes

Kritik Sosial: Warga menggunakan simbol duka nasional untuk menyuarakan hilangnya harapan atas kesejahteraan yang belum merata.

Korupsi Merajalela: Kemarahan publik memuncak akibat tindakan pejabat yang merugikan rakyat di tengah kesulitan ekonomi.

Kemerdekaan Semu: Simbol ini menyuarakan bahwa esensi kemerdekaan sejati belum dirasakan oleh masyarakat kecil.

Kemerdekaan Semu

Kemerdekaan semu adalah suatu kondisi ketika sebuah negara atau masyarakat tampak merdeka secara simbolis dan hukum, tetapi rakyatnya masih mengalami penindasan, ketidakadilan, serta ketergantungan pada bidang ekonomi dan politik.

Ciri-Ciri Kemerdekaan Semu

Simbol kemenangan: Bendera, lagu kebangsaan, dan atribut negara ada, tetapi rakyat kecil tetap menderita.

Penjajahan baru: Kendali ekonomi dan sumber daya alam dikuasai oleh pihak asing atau segelintir elit.

Ketidakadilan sosial: Kesejahteraan dan kebebasan yang adil belum dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat. (Saddely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Adi Warman Lubis dan Sorotan Sahabat: Dinilai Punya Modal Jadi Tokoh Besar
Kasus BMW Terkesan Didiamkan, Korban Merasa Dibohongi Minta Polisi Tegakkan Keadilan
Menuju Struktur Organisasi, Relawan Pro Purbaya Sumut Matangkan 18 Bidang Kepengurusan
Kapolrestabes Medan dan Dandim 0201 Perkuat Kolaborasi, Jaga Kota Medan Tetap Kondusif 
Pemilik Cafe Bintang Kuphie “Hariananda” Diduga Curi Arus Tanpa Melalui Prosedur 
MTS Al Manar Medan Laksanakan Pemilihan Pengurus OSIM, Reyval dan Nazwa Terpilih Sebagai Ketua dan Wakil Ketua
Muhammad Nugraha Kepala Lingkungan 13 Kelurahan TSM III Medan Denai Aktif Salurkan Bantuan Barcode kepada Warga Kurang Mampu
Gerakan Perubahan Masyarakat Maju dan Sejahtera (GERPAN MASSA) Dalam Waktu Dekat Akan Demo Kantor KPPG (BGN) Medan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Jejak Adi Warman Lubis dan Sorotan Sahabat: Dinilai Punya Modal Jadi Tokoh Besar

Rabu, 30 September 2026 - 13:19 WIB

Kasus BMW Terkesan Didiamkan, Korban Merasa Dibohongi Minta Polisi Tegakkan Keadilan

Rabu, 30 September 2026 - 09:16 WIB

Menuju Struktur Organisasi, Relawan Pro Purbaya Sumut Matangkan 18 Bidang Kepengurusan

Rabu, 30 September 2026 - 08:24 WIB

Kapolrestabes Medan dan Dandim 0201 Perkuat Kolaborasi, Jaga Kota Medan Tetap Kondusif 

Senin, 28 September 2026 - 17:06 WIB

Pemilik Cafe Bintang Kuphie “Hariananda” Diduga Curi Arus Tanpa Melalui Prosedur 

Berita Terbaru