Operasi Gabungan Gagalkan Penyeludupan 1,3 Ton KETAMINE di Perairan Natuna

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulauan Riau, Detikkompasnewscom – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan Riau berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat kurang lebih 1,3 ton di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan sebuah kapal bernama King Sun beserta delapan orang anak buah kapal (ABK) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika internasional. Hal ini disampaikan dalam siaran persnya, Minggu (9/8/26) di Batam Kepulauan Riau.

Pengungkapan ini bermula dari informasi intelijen BNN serta Bea dan Cukai pada Februari 2026 mengenai adanya aktivitas pengangkutan narkotika menggunakan kapal Fude/King Sun yang bergerak dari wilayah Teluk Thailand menuju perairan Indonesia. Berdasarkan profiling awal, kapal tersebut diketahui membawa sembilan orang ABK berkewarganegaraan Myanmar.

Rangkaian operasi bersama dimulai pada Selasa (4/8), saat Tim Gabungan melakukan koordinasi dan bergerak menuju titik pencegatan. Dua hari kemudian, Kamis (6/8), pergerakan kapal target terpantau memasuki wilayah perairan Indonesia. Unsur TNI AL yang terdiri atas KRI Kerambit-627, KRI Surik-645, dan KRI Karotang-872 segera melaksanakan operasi penyekatan dan pencegatan terhadap kapal tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, Tim Gabungan BNN, Bea dan Cukai, serta Bareskrim Polri yang berada di atas Kapal BC 30005 bergabung dalam operasi untuk mengawal kapal King Sun menuju perairan Bintan. Pada sore harinya, petugas melakukan on board dan mengawal kapal beserta seluruh awaknya hingga bersandar di Pangkalan Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan mendalam dilakukan pada Jumat (7/8) dengan melibatkan unit K-9 serta interogasi terhadap para awak kapal. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah petugas menemukan lokasi penyimpanan rahasia di bawah lantai kamar ABK asal Taiwan yang diduga digunakan untuk menyembunyikan narkotika.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan delapan orang ABK berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL. Sementara itu, barang bukti yang disita terdiri atas 65 karung. Sebanyak 64 karung masing-masing berisi kurang lebih 20 bungkus teh Cina berwarna hijau, sedangkan satu karung lainnya berisi 18 bungkus yang diduga kuat merupakan ketamine dalam bentuk kristal dengan berat bruto kurang lebih 1,3 ton.

Pengungkapan ini menjadi langkah penting dalam memutus jalur masuk narkotika melalui jalur laut sekaligus membongkar jaringan peredaran gelap narkotika lintas negara. Tim gabungan Joint Operation selanjutnya akan mengintensifkan pemeriksaan terhadap para tersangka dan mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan sindikat, pihak-pihak yang terlibat, serta jalur logistik internasional yang digunakan dalam penyelundupan narkotika tersebut. (JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malam Menjelang HUT RI Ke-81, Presiden Prabowo Melaksanakan Ziarah dan Renungan Suci di TMP
Tingkatkan Silaturahmi dan Nasionalisme, IMO Indonesia Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI
KT PBSI BERSAMA HKTI DAN KOPTAN LAINNYA UNRAS KEKANTOR PT.BSP DAN KECAM TINDAKAN INTIMIDASI PT BSP DENGAN HEWAN ANJING SAAT AKSI TUNTUT KEPASTIAN HGU PT.BSP.
Mafia Solar Subsidi di Bitung dan Sulut Kebal Hukum, Berty Alan Lumempouw Siap Laporkan ke ESDM, KPK dan Bareskrim Polri
Usai Hadirkan 2 Saksi dan 2 Ahli, LBH Medan Beberkan Sejumlah Kejanggalan Penyidikan Perkara Arjoni
WARGA DESA SILOMLOM RESAH, LAPOR GALIAN TANAH DIDUGA ILEGAL SEBABKAN DEBU DAN JALAN RUSAK
PEMKAB ASAHAN RESMIKAN PELAYAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KANTOR CAMAT AEK KUASAN
Pangkoops TNI Habema Pimpin Evakuasi Korban Dugaan Pembunuhan di Yahukimo*
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Malam Menjelang HUT RI Ke-81, Presiden Prabowo Melaksanakan Ziarah dan Renungan Suci di TMP

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Tingkatkan Silaturahmi dan Nasionalisme, IMO Indonesia Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:18 WIB

KT PBSI BERSAMA HKTI DAN KOPTAN LAINNYA UNRAS KEKANTOR PT.BSP DAN KECAM TINDAKAN INTIMIDASI PT BSP DENGAN HEWAN ANJING SAAT AKSI TUNTUT KEPASTIAN HGU PT.BSP.

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Mafia Solar Subsidi di Bitung dan Sulut Kebal Hukum, Berty Alan Lumempouw Siap Laporkan ke ESDM, KPK dan Bareskrim Polri

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Usai Hadirkan 2 Saksi dan 2 Ahli, LBH Medan Beberkan Sejumlah Kejanggalan Penyidikan Perkara Arjoni

Berita Terbaru