Asahan, detikkompasnews com.senin.14. September 2026] – Ratusan warga Desa Sukaraja Kecamatan Kecamatan simpang empat Kabupaten Asahan, menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu masuk Perkebunan PT Padasa.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi dipicu oleh penutupan akses jalan umum oleh pihak PT Padasa yang selama ini digunakan masyarakat sebagai jalan utama menuju sekolah, ladang, dan pusat perekonomian warga.
Hadir dalam pengamanan dan mediasi aksi tersebut Kapolres Asahan AKBP bersama Kapolsek beserta jajaran.
Penutupan Jalan Rugikan Warga
warga, menyampaikan bahwa jalan yang ditutup merupakan jalan yang sudah puluhan tahun digunakan masyarakat.
_”Tiba-tiba jalan kami tutup pakai portal. Anak sekolah tidak bisa lewat, petani tidak bisa ke ladang. Ini jelas merugikan kami,”_ teriaknya di depan massa.
Warga menuntut PT Padasa segera membuka kembali akses jalanatau menyediakan jalan alternatif yang layak.
Kapolres: Sampaikan Aspirasi Secara Damai
Kapolres Asahan AKBP mengimbau warga agar tetap tertib selama menyampaikan aspirasi.
_”Kami hadir untuk memastikan aksi berjalan aman. Kami akan fasilitasi pertemuan antara warga dan pihak PT padasa agar permasalahan ini segera dicari solusinya,”_ ujarnya.
Pihak PT Padasa enam utama Diminta Segera Tindak Lanjut
Dalam dialog, perwakilan PT Padasa enam utama menyatakan akan menampung aspirasi warga dan berkoordinasi dengan pimpinan perusahaan.
_”Kami memahami keluhan masyarakat. Akan kami laporkan dan kita cari solusi bersama terkait akses jalan ini,”_ katanya.
Aksi Berakhir Tertib
Setelah hampir 1 jam berdialog, warga membubarkan diri dengan tertib. Kapolres memastikan aparat tetap memantau situasi hingga ada keputusan resmi dari pihak perusahaan.
Warga berharap dalam waktu dekat jalan yang ditutup dapat dibuka kembali demi kelancaran aktivitas masyarakat Desa Sukaraja.
**_
*(HRS)*









