Tak Sekadar Maju, Sintia Bojoh Guncang Peta Persaingan Ketua PWI Sulut, Pertama di Indonesia 

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO, DETIKKOMPASNEWS.COM — Sejarah baru tercipta dalam tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara. Wartawati televisi nasional, Sintya Nidya Christin Bojoh, resmi mendaftar sebagai calon Ketua PWI Sulut periode 2026–2031, Kamis (19/3/2026), di Kantor PWI Sulut, Jalan Sudirman, Manado. Ia menjadi perempuan pertama yang maju dalam kontestasi pemilihan ketua di tingkat provinsi tersebut.

Kehadiran Sintia sekitar pukul 14.00 WITA langsung menyedot perhatian publik dan insan pers. Tidak hanya karena statusnya sebagai satu-satunya kandidat perempuan, tetapi juga penampilannya yang mengenakan busana adat Kabasaran—simbol keberanian, keteguhan, dan semangat membela kebenaran.

Didampingi puluhan pendukung, termasuk sejumlah wartawan yang turut mengenakan atribut Kabasaran, kehadiran Sintia memberi pesan kuat tentang perlawanan terhadap stagnasi organisasi serta komitmen menjaga independensi pers di Sulawesi Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, perempuan asal Minahasa itu menegaskan kesiapan bertarung dengan kandidat lain yang didominasi pria. Ia mengusung visi perubahan dengan menitikberatkan pada pembenahan organisasi dan perjuangan terhadap hak-hak anggota yang selama ini dinilai terabaikan.

“Kalau saya terpilih nanti, saya akan menjadi pemimpin yang memperjuangkan hak-hak anggota, mengayomi, menjaga marwah organisasi, serta membesarkan dan memperjuangkan kepentingan insan pers,” tegas Sintia.

Ketua Steering Committee (SC) PWI Sulut, Jemmy Senduk, mengonfirmasi bahwa Sintia merupakan figur perempuan pertama yang mendaftar sebagai calon Ketua PWI di tingkat provinsi Sulawesi Utara.

“Ini patut diapresiasi. Kehadiran perempuan dalam kontestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi PWI Sulut,” ujarnya.

Secara nasional, fenomena ini juga tergolong langka. Hingga saat ini, belum banyak perempuan yang tampil dan mencalonkan diri sebagai Ketua PWI di tingkat provinsi. Karena itu, pencalonan Sintia dinilai berpotensi mencetak sejarah baru di organisasi pers tertua di Indonesia tersebut.

Dalam dinamika bursa calon, Sintia tercatat sebagai pendaftar keempat setelah sejumlah nama seperti John W. Paransi, Raymon Wowor, Faruk Langaru, dan Dr. Merson Simbolon. Panitia menyebut proses pendaftaran masih dibuka hingga Kamis (19/3/2026) pukul 00.00 WITA.

“Steering Committee masih menunggu hingga batas waktu malam ini. Ini hari terakhir pendaftaran,” tambah Jemmy.

Dengan latar belakang panjang di dunia jurnalistik, Sintia membawa pengalaman dari berbagai media, mulai dari reporter TV5 Dimensi (2011), Kompas TV (2018), hingga SCTV (2019), serta aktif di media daring sejak 2019 hingga sekarang.

Momentum ini tidak hanya menjadi pertarungan kandidat, tetapi juga ujian arah masa depan organisasi PWI Sulut—apakah akan tetap berjalan dengan pola lama atau berani bertransformasi melalui kepemimpinan baru yang lebih inklusif dan progresif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WABUP ASAHAN RIYANTO KUKUHKAN PASKIBRAKA KABUPATEN ASAHAN 2026, TEKANKAN JIWA PATRIOTISME DAN NASIONALISME
PENERIMAAN TANDA PENGHARGAAN LENCANA MELATI GERAKAN PRAMUKA OLEH BUPATI ASAHAN SELAKU KETUA MABICAB ASAHAN
Klarifikasi ENDI SYAHRONI dengan Ketua BKM Mesjid Terkait Fasilitas Jalan Umum di Komplek IDI Kwala Bekala
KEKHAWATIRAN PETANI ASAHAN AKIBAT KEMARAU PANJANG, TANAMAN SAYURAN TERANCAM GAGAL PANEN
Yakuf Ismail, Ketua IMO Indonesia Desak Kapolri dan Kapolda Sumut Evaluasi SP3 Kasus Arjoni
Dugaan PUNGLI Rp100 Ribu per Bulan,  SMAN 1 Sunggal Diminta Buka Data dan Beri Klarifikasi
Proyek Aspirasi Dewan Diduga Abaikan Keterbukaan Informasi, Potensi Penyimpangan Disorot Warga di Tangerang 
Diduga Pungli Sebesar Rp 100 Ribu per Bulan Dikutip dari Siswa, SMAN 1 Sunggal Diminta Buka Data dan Beri Klarifikasi
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:22 WIB

WABUP ASAHAN RIYANTO KUKUHKAN PASKIBRAKA KABUPATEN ASAHAN 2026, TEKANKAN JIWA PATRIOTISME DAN NASIONALISME

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:16 WIB

PENERIMAAN TANDA PENGHARGAAN LENCANA MELATI GERAKAN PRAMUKA OLEH BUPATI ASAHAN SELAKU KETUA MABICAB ASAHAN

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Klarifikasi ENDI SYAHRONI dengan Ketua BKM Mesjid Terkait Fasilitas Jalan Umum di Komplek IDI Kwala Bekala

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:34 WIB

KEKHAWATIRAN PETANI ASAHAN AKIBAT KEMARAU PANJANG, TANAMAN SAYURAN TERANCAM GAGAL PANEN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Yakuf Ismail, Ketua IMO Indonesia Desak Kapolri dan Kapolda Sumut Evaluasi SP3 Kasus Arjoni

Berita Terbaru