DPD PEMUDA DEMOKRASI INDONESIA SUMATERA UTARA KECAM TINDAKAN PENYERANGAN DAN KEKERASAN TERHADAP MASSA AKSI GM-FKPPI DI DEPAN GEDUNG CAPITAL BUILDING MEDAN

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Detikkompasnews.com | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Demokrasi Indonesia Provinsi Sumatera Utara mengecam keras dugaan tindakan kekerasan dan penyerangan terhadap massa aksi GM-FKPPI di depan Gedung Capital Building Medan pada hari Jumat 11 September 2026.

Pernyataan Sikap DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Provinsi Sumatera Utara ini disampaikan kepada awak media melalui siaran persnya pada Sabtu (12/09/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tersebut adalah merupakan bentuk penyampaian aspirasi dan kontrol sosial masyarakat terhadap sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik. Namun, penyampaian aspirasi itu justru diwarnai dugaan penyerangan oleh sejumlah orang tidak dikenal (OTK) terhadap peserta aksi.

Sekretaris DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Nico Septian Butar Butar, menyatakan bahwa tindakan kekerasan terhadap massa yang sedang menyampaikan pendapat secara damai tidak dapat dibenarkan.

> “Kami mengutuk keras segala bentuk kekerasan terhadap massa aksi. Penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati dan dilindungi. Jangan sampai perbedaan kepentingan dibalas dengan tindakan kekerasan.”

Nico juga menyoroti dugaan adanya personil kepolisian di sekitar lokasi ketika insiden tersebut terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapatkan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai pola pengamanan aksi.

> “Kami mempertanyakan, ketika dugaan pemukulan terjadi dan terdapat aparat kepolisian di sekitar lokasi, mengapa tindakan tersebut bisa terjadi? Kami meminta pihak kepolisian memberikan penjelasan secara transparan mengenai apa yang terjadi di lapangan.”

DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara mendorong kepolisian untuk mengusut secara objektif dan menyeluruh dugaan penyerangan tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat serta memastikan rekaman CCTV dan bukti lainnya diperiksa.

Menurut Nico, penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa melihat siapa pihak yang terlibat.

> “Kami tidak sedang membela kekerasan dari pihak mana pun. Kami membela prinsip bahwa setiap warga negara yang menyampaikan aspirasi harus mendapatkan perlindungan hukum. Jika ada pelanggaran, siapa pun pelakunya harus diproses sesuai hukum.”

DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara juga meminta agar persoalan tersebut tidak berhenti pada penanganan pelaku di lapangan apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya keterlibatan pihak lain. GM-FKPPI sendiri telah mendesak aparat mengusut dugaan penyerangan hingga kemungkinan adanya pihak yang menggerakkan aksi tersebut.

“Kami ingin hukum benar-benar hadir untuk melindungi masyarakat. Jangan sampai rakyat yang menyampaikan aspirasi justru merasa tidak aman ketika berada di ruang publik. Demokrasi harus dijaga, dan kekerasan terhadap massa aksi tidak boleh dianggap sebagai hal biasa,” tegas Nico.

SIKAP DPD PEMUDA DEMOKRASI INDONESIA SUMATERA UTARA

1. Mengutuk dugaan tindakan kekerasan terhadap massa aksi GM-FKPPI.

2. Mendesak kepolisian mengusut dugaan penyerangan secara transparan.

3. Meminta penjelasan mengenai pengamanan aparat saat insiden berlangsung.

4. Mendorong pemeriksaan CCTV dan bukti-bukti lain di lokasi.

5. Meminta seluruh pihak yang terbukti terlibat diproses sesuai hukum.

“SUARA RAKYAT HARUS DILINDUNGI, BUKAN DIBUNGKAM DENGAN KEKERASAN”. (Saddely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BORONG 22 MEDALI, BUPATI ASAHAN APRESIASI PRESTASI ATLET RENANG PIALA KEMERDEKAAN 2026
WABUP ASAHAN RIATO HADIRI PERINGATAN MAULID NABI 1448 H: JADIKAN AKHLAK RASULULLAH TELADAN HIDUP
BUMDES Mekar Sari Jaya Diduga Serobot Lahan Masyarakat Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua
GOTONG ROYONG WARGA DI GANG DAMAI DESA SILOM-LOM, BAPAK DEDEK MARPAUNG JADI TELADAN
Said Iqbal, Protes Pekerja Gaji UMP Masuk Desil 6-10 yang Dinilai Tidak Akurat, AMPIBI : Akan Turun Ke Jalan Mengajak Pekerja dan Masyarakat Miskin yang Dirugikan Dikarenakan Desil
WAKIL BUPATI ASAHAN BUKA FESTIVAL LAYANG-LAYANG PEREBUTKAN PIALA BUPATI ASAHAN 2026
Pers Harus Jalankan Fungsi Kontrol Sosial, Jangan Jadi Panggung Propaganda dan Provokasi
RIbuan Masyarakat Dalihan Natolu Sosa Julu Gelar Aksi Damai Ke Kantor Besar PT. SSL dan PT. SRL di Wilayah Padang Lawas
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:43 WIB

DPD PEMUDA DEMOKRASI INDONESIA SUMATERA UTARA KECAM TINDAKAN PENYERANGAN DAN KEKERASAN TERHADAP MASSA AKSI GM-FKPPI DI DEPAN GEDUNG CAPITAL BUILDING MEDAN

Sabtu, 12 September 2026 - 14:13 WIB

BORONG 22 MEDALI, BUPATI ASAHAN APRESIASI PRESTASI ATLET RENANG PIALA KEMERDEKAAN 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 14:07 WIB

WABUP ASAHAN RIATO HADIRI PERINGATAN MAULID NABI 1448 H: JADIKAN AKHLAK RASULULLAH TELADAN HIDUP

Rabu, 2 September 2026 - 15:59 WIB

BUMDES Mekar Sari Jaya Diduga Serobot Lahan Masyarakat Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Selasa, 1 September 2026 - 12:10 WIB

GOTONG ROYONG WARGA DI GANG DAMAI DESA SILOM-LOM, BAPAK DEDEK MARPAUNG JADI TELADAN

Berita Terbaru