Padang Lawas, Sumut | Detikompasnews.com, Masyarakat Dalihan Natolu Sosa Julu gelar aksi damai ke Kantor Besar PT. SSL dan PT.SRL di Wilayah Padang Lawas hari ini Senin, 24 Agustus 2026, namun pengamatan awak media Lidik Peristiwa Hukum orasi dimaksud bukan hanya masyarakat Dalihan Natolu Sosa Julu saja yang ikut serta bahkan seluruh masyarakat adat yang terkait yang merasa tanah ulayatnya dikuasai oleh PT. SSL dan PT. SRL selama ini.
Perkiraan massa lebih kurang 2.000 orang dari berbagai desa yang terkait bergabung dalam orasi tersebut.
Dalam penyampaian orasi dimaksud yang dinamai Gerakan Masyarat Dalihan Natolu menuntut antara lain :
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
_ Mendesak Menteri Kehutanan RI segera menata kembali seluruh areal bekas izin PT. SSL8 dan PT. SRL setelah izin dicabut dengan melibatkan masyatakat dan Pemda secara transparan.
_ Mendesak Pemerintah melindungi dan menghormati hak masyarakar yang dapat dibuktikan secara hukum, termasuk hak masyarakar adat, tanah ulayat, serta tanah yang telah dikuasai dan dikelola masyarakat secara turun temurun sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
_ Kembalikan hak tanah ulayat kami kepada masyarakat yang terlibat8 dalam wilayah masing-masing.
_ Kami masyarakat adat Kabupaten Padang Lawas memintak dengan tegas agar tidak ada lagi aktivitas oleh pihak8 Manajemen di PT. SSL dan PT. SRL di kawasan hutan atau tanah ulayat.
Kedatangan rombongan massa atau masyarakat adat yang melaksanakan orasi dihalau oleh pihak Keamanan dari Resort Kepolisian Padang Lawas bersama jajarannya yang dipimpin langsung setingkat Perwira (Kasat) dengan personil yang cukup banyak, sehingga massa pendemo hanya sampai di pintu gerbang atau portal jalan menuju lokasi perkantoran PT. SSL dan PT. SRL disitulah massa atau yang yang dinamai Gerakan Masyarakat Dalihan Natolu menyampaikan aspirasi atau tuntutan mereka sebagaimana yang sudah tertera diatas. Oleh desakan suara yang keras, dahsat, kompak meminta pihak Manajemen supaya hadir dan langsung menemui mereka sekaligus menjawab tuntutan mereka, yang akhirnya lama kelamaan yang muncul sebagai mewakili pihak Perusahaan PT.SSL yaitu Humasnya dan beliau mengatakan ” Terimakasih Bapak/Ibu sudah datang pada hari ini kami terima aspirasi Bapak dan juga semua yang hadir, ini tuntutan, aspirasi Bapak akan kami sampaikan dan kami terima dengan baik, ini sudah kami terima aspirasi, tuntutan ataupun kemauan Bapak dengan baik” pungkasnya.
Aspirasi, tuntutan setelah diterima dan direspon, massa secara baik-baik mundur dengan sendirinya, membubarkan diri dengan aman dan terkendali. (RGP)








