Ironis, Harta Kekayaan Rico Waas Naik Rp 1,6 M di Tahun Pertama Menjabat, Tapi Masih Ada Warga Medan Area KIP & PKH-nya Diputus.

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nezza Safitri Nst (33), KIP & PKH-nya Diputus

Nezza Safitri Nst (33), KIP & PKH-nya Diputus

 

Nezza Safitri Nst (33), KIP & PKH-nya Diputus

Medan – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Tito Karnavian mengatakan, gaji kepala daerah hanya sekitar Rp 6 juta saja di kutip dari artikel https://nasional.kompas.com/read/2026/07/16/13374581/mendagri-sebut-gaji-kepala-daerah-rp-6-juta-padahal-kampanye-dan-timses

Terpisah Harta Kekayaan Rico Waas Naik Rp 1,6 M di Tahun Pertama Menjabat Walkot Medan https://www.detik.com/sumut/berita/d-8481448/harta-kekayaan-rico-waas-naik-rp-1-6-m-di-tahun-pertama-menjabat-walkot-medan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Peduli K3 Sumatera Utara mengatakan naiknya harta Rico Waas selama menjabat dengan gajinya yang hanya Rp 6 juta perlu di pertanyakan.

“Di Saat Rakyat Di Putus PKH Dan KIPnya malah Harta Rico Waas Bertambah, ini perlu di pertanyakan, Sabtu (18/7/2026)

Sebelumnya Nezza Safitri Nasution mengeluhkan KIP dan PKHnya di putus oleh pemerintah di saat ekonomi lagi sulit anaknya yang Stunting.

Nezza Safitri Nasution mengatakan bahwa dirinya mencoba mendatangi kantor Camat Medan Area untuk mendapatkan Bantuan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) namun tak di kabulkan oleh Camat Medan Area

“Camat sebelumnya Ilpan mau ikut Gerakan Nasional Orang Tua Asuh membantu kehidupan pendidikan anak asuh saya, ini camat yang baru tak mau, katanya tak ada anggaran,” ungkapnya.

Dirinya berharap ada bantuan Corporate Social Responbility (CSR), Zakat Infak Sedekah atau bantuan yang bisa membantu meringankan biaya hidupnya.

Nezza Safitri Nasution (33) Warga Kelurahan Tegal Sari II Kecamatan Medan Area, Kota Medan tinggal di rumah sewa bersama orang tuanya dan lima orang anaknya, dan satu mengalami stunting. (JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dodi Rikardo Sembiring, S. Sos: Semarak HUT RI ke-81, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Perkuat Persaudaraan
TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gerakkan Hiburan Rakyat, Persaudaraan Jadi Kekuatan di HUT RI ke-81
LASKAR MERAH PUTIH MAC MEDAN KOTA AUDIENSI DAN SILATURAHMI KE POLSEK MEDAN KOTA DAN KORAMIL
Anak di Bawah Umur Korban Persetubuhan Hamil Lebih Kurang Lima Bulan, Belum di Proses Polrestabes Medan 
Siap Perjuangkan Aspirasi Warga, Eko Afrianta Sitepu Tekankan Pancasila Dalam Kegiatan WASBANG di Gang Mantri
Bantah Tuduhan Video Viral, Anggota DPRD Medan EAS Tegaskan Peristiwa Lama dan Bukan Vape Narkotika
Adi Warman Lubis Minta Dugaan Pelanggaran Hak Pekerja di Habitat Store Diusut Bersamaan dengan Proses Hukum Diana
PAC Pemuda Pancasila Medan Johor Bersama Ranting Kwala Bekala Gelar Jumat Berkah, Bagikan 500 Paket kepada Jemaah dan Pengguna Jalan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18 WIB

TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gerakkan Hiburan Rakyat, Persaudaraan Jadi Kekuatan di HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:38 WIB

LASKAR MERAH PUTIH MAC MEDAN KOTA AUDIENSI DAN SILATURAHMI KE POLSEK MEDAN KOTA DAN KORAMIL

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:52 WIB

Anak di Bawah Umur Korban Persetubuhan Hamil Lebih Kurang Lima Bulan, Belum di Proses Polrestabes Medan 

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Siap Perjuangkan Aspirasi Warga, Eko Afrianta Sitepu Tekankan Pancasila Dalam Kegiatan WASBANG di Gang Mantri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Bantah Tuduhan Video Viral, Anggota DPRD Medan EAS Tegaskan Peristiwa Lama dan Bukan Vape Narkotika

Berita Terbaru