Calon Prajurit Meninggal Saat Pendidikan, HIPSI Sumut Desak Rindam I/BB dan Kodam I/BB Buka Fakta

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos, Wakil Sekretaris DPD HIPSI SUMUT

MEDAN – Meninggalnya seorang calon Bintara TNI saat mengikuti pendidikan di Rindam I/Bukit Barisan menjadi perhatian publik. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Sumatera Utara mendesak Rindam I/Bukit Barisan dan Kodam I/Bukit Barisan memberikan penjelasan secara terbuka terkait peristiwa tersebut serta bertanggung jawab apabila hasil penyelidikan menemukan adanya pelanggaran.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Sekretaris DPD HIPSI Sumatera Utara, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., saat diwawancarai di Warkop Agam Nyan Cap, Jalan Kapten Muslim, Medan, Kamis (23/7/2026).

Dalam keterangannya, Dodi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Genial Gavensi Gulo, pemuda asal Kabupaten Nias Barat yang dilaporkan meninggal dunia setelah beberapa hari mengikuti pendidikan calon prajurit di Rindam I/Bukit Barisan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, setiap calon prajurit yang menjalani pendidikan berhak memperoleh jaminan keselamatan, pelayanan kesehatan, serta perlakuan yang manusiawi selama mengikuti proses pembinaan.

“Seorang anak bangsa berangkat membawa cita-cita mengenakan seragam TNI, tetapi justru kembali dalam keadaan tidak bernyawa. Peristiwa ini tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang biasa. Nyawa calon prajurit bukan harga yang harus dibayar untuk mengabdi kepada negara,” ujar Dodi.

HIPSI Sumut juga meminta Rindam I/Bukit Barisan dan Kodam I/Bukit Barisan segera memberikan penjelasan resmi kepada keluarga korban dan masyarakat mengenai kronologi kejadian secara terbuka, objektif, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Dodi menegaskan, apabila hasil penyelidikan menemukan adanya kelalaian, pelanggaran prosedur, atau tindakan yang bertentangan dengan hukum maupun standar pembinaan, maka pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kehormatan institusi TNI tidak akan berkurang karena mengungkap kebenaran. Sebaliknya, kepercayaan masyarakat akan semakin kuat apabila institusi menunjukkan keberanian untuk bersikap transparan, melakukan evaluasi, dan menindak setiap pihak yang terbukti bertanggung jawab,” katanya.

Selain itu, HIPSI Sumatera Utara mendorong dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan, pola pembinaan, mekanisme pengawasan, serta standar perlindungan kesehatan dan keselamatan peserta didik di lingkungan pendidikan militer guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Menurut Dodi, peristiwa yang menimpa Genial Gavensi Gulo harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem perlindungan terhadap seluruh calon prajurit. Ia menambahkan, berbagai elemen masyarakat akan terus mengawal penanganan kasus tersebut dan berharap proses penyelidikan dilakukan secara profesional, independen, transparan, serta mampu memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi keluarga almarhum.

“Keadilan bagi Genial Gavensi Gulo bukan hanya untuk satu keluarga, tetapi juga untuk menjaga kehormatan institusi serta memastikan tidak ada lagi calon prajurit yang kehilangan nyawa tanpa kejelasan. Negara harus hadir, mengungkap seluruh fakta, dan memberikan keadilan kepada keluarga korban,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Rindam I/Bukit Barisan maupun Kodam I/Bukit Barisan mengenai kronologi maupun penyebab meninggalnya calon prajurit tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan resmi dari pihak terkait sebagai bagian dari penerapan prinsip pemberitaan yang berimbang.

(JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Adi Warman Lubis dan Sorotan Sahabat: Dinilai Punya Modal Jadi Tokoh Besar
Kasus BMW Terkesan Didiamkan, Korban Merasa Dibohongi Minta Polisi Tegakkan Keadilan
Menuju Struktur Organisasi, Relawan Pro Purbaya Sumut Matangkan 18 Bidang Kepengurusan
Kapolrestabes Medan dan Dandim 0201 Perkuat Kolaborasi, Jaga Kota Medan Tetap Kondusif 
Pemilik Cafe Bintang Kuphie “Hariananda” Diduga Curi Arus Tanpa Melalui Prosedur 
MTS Al Manar Medan Laksanakan Pemilihan Pengurus OSIM, Reyval dan Nazwa Terpilih Sebagai Ketua dan Wakil Ketua
Muhammad Nugraha Kepala Lingkungan 13 Kelurahan TSM III Medan Denai Aktif Salurkan Bantuan Barcode kepada Warga Kurang Mampu
Gerakan Perubahan Masyarakat Maju dan Sejahtera (GERPAN MASSA) Dalam Waktu Dekat Akan Demo Kantor KPPG (BGN) Medan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Jejak Adi Warman Lubis dan Sorotan Sahabat: Dinilai Punya Modal Jadi Tokoh Besar

Rabu, 30 September 2026 - 13:19 WIB

Kasus BMW Terkesan Didiamkan, Korban Merasa Dibohongi Minta Polisi Tegakkan Keadilan

Rabu, 30 September 2026 - 09:16 WIB

Menuju Struktur Organisasi, Relawan Pro Purbaya Sumut Matangkan 18 Bidang Kepengurusan

Rabu, 30 September 2026 - 08:24 WIB

Kapolrestabes Medan dan Dandim 0201 Perkuat Kolaborasi, Jaga Kota Medan Tetap Kondusif 

Senin, 28 September 2026 - 17:06 WIB

Pemilik Cafe Bintang Kuphie “Hariananda” Diduga Curi Arus Tanpa Melalui Prosedur 

Berita Terbaru