WARGA DESA SILOMLOM RESAH, LAPOR GALIAN TANAH DIDUGA ILEGAL SEBABKAN DEBU DAN JALAN RUSAK

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

*Asahan, https://detikkompasnews.com* – Kamis, 30 Juli 2026 – Warga Desa Silomlom, Kabupaten Asahan menyampaikan laporan kepada Bapak Camat, Bapak Danramil, Bapak Kapolsek, dan Bapak Kapolres Asahan terkait adanya aktivitas galian tanah di Desa Silomlom yang meresahkan masyarakat.

Menurut warga, galian tanah tersebut menimbulkan dampak debu beterbangan ke mana-mana. Debu masuk ke rumah-rumah warga dan mengganggu kenyamanan berkendara karena aktivitas kendaraan terganggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami selaku masyarakat Desa Silomlom sangat resah dengan galian tanah yang ada di desa kami. Abu-abu bertebaran kemana-mana, masuk ke rumah-rumah warga. Aktivitas kendaraan juga tidak nyaman karena jalan rusak dan berlubang. Kami khawatir menimbulkan sesak napas dan penyakit,”_ ujar warga.

Selain itu, warga menyoroti 2 poin utama:
Jalan rusak dan berlubang akibat aktivitas galian
Galian tanah tidak dilengkapi papan nama plang izin

Warga meminta para penegak hukum untuk segera meninjau lokasi.
Kami ingin sekali para penegak hukum memeriksa lokasi di tempat. Apakah galian tanah tersebut resmi atau diduga ilegal. Kami mohon agar segera ditindaklanjuti karena masyarakat sangat resah,”_ tambah warga.

Warga Desa Silomlom berharap aparat terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penindakan agar aktivitas galian tidak semakin berdampak buruk bagi kesehatan dan infrastruktur desa.

***_
*HS*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penganiayaan Siswa Disekolah SMA di Binjai, Pihak Sekolah Bantah Oknum Guru Aniaya Seorang Murid.
*Tragedi Anak Krakatau dan Tanggung Jawab Negara Melindungi Jurnalis* *Oleh: Yakub F. Ismail*
Mitra Dapur SPPG Sunggal 2 Medan DIDUGA Akan Jual Titik Sebesar Rp 1,5 Miliar, Puluhan Organisasi Akan Demo Besar Ke KPPG Desak SUSPEN PERMANEN 
Dinas PMD Gowa Menyambut Positif Rencana Pembentukan News Room Jaga Desa
Lebih 100 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan Setelah Santap MBG (Makan Bergizi Gratis)
DPD PEMUDA DEMOKRASI INDONESIA SUMATERA UTARA KECAM TINDAKAN PENYERANGAN DAN KEKERASAN TERHADAP MASSA AKSI GM-FKPPI DI DEPAN GEDUNG CAPITAL BUILDING MEDAN
BORONG 22 MEDALI, BUPATI ASAHAN APRESIASI PRESTASI ATLET RENANG PIALA KEMERDEKAAN 2026
WABUP ASAHAN RIATO HADIRI PERINGATAN MAULID NABI 1448 H: JADIKAN AKHLAK RASULULLAH TELADAN HIDUP
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:20 WIB

Dugaan Penganiayaan Siswa Disekolah SMA di Binjai, Pihak Sekolah Bantah Oknum Guru Aniaya Seorang Murid.

Jumat, 25 September 2026 - 16:25 WIB

*Tragedi Anak Krakatau dan Tanggung Jawab Negara Melindungi Jurnalis* *Oleh: Yakub F. Ismail*

Jumat, 25 September 2026 - 01:48 WIB

Mitra Dapur SPPG Sunggal 2 Medan DIDUGA Akan Jual Titik Sebesar Rp 1,5 Miliar, Puluhan Organisasi Akan Demo Besar Ke KPPG Desak SUSPEN PERMANEN 

Rabu, 23 September 2026 - 02:22 WIB

Dinas PMD Gowa Menyambut Positif Rencana Pembentukan News Room Jaga Desa

Senin, 14 September 2026 - 11:00 WIB

Lebih 100 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan Setelah Santap MBG (Makan Bergizi Gratis)

Berita Terbaru