Asahan, http://detikkompasnews com. Senin, 3 Juli 2026 – Warga Dusun I, Desa Anjung Ganjang, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan mengeluhkan adanya tumpukan batu pitrun di tengah Jalan Poros yang sudah 2 hari belum dikerjakan. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya bagi pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.
Menurut warga, batu yang bertumpuk di tengah jalan tidak terlihat saat malam hari karena gelap gulita. Hal ini sangat meresahkan karena rawan menyebabkan kecelakaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
_”Masyarakat sangat resah dengan adanya batu pitrun di tengah jalan. Takut melanggar karena tidak nampak adanya batu di tengah jalan. Sudah 2 hari batu belum juga diserak dan dikerjakan. Batunya tajam dan bertumpukan di tengah jalan,”_ ujar warga setempat.
Warga juga khawatir dengan aktivitas anak sekolah dan pengendara roda dua yang lalu lalang setiap hari.
_”Kami resah melihat batu yang tajam bertumpukan di tengah jalan. Takut terlanggar dan mengganggu aktivitas roda dua dan anak-anak sekolah. Bisa mengakibatkan fatal atau terjatuh akibat batu tersebut, tambah warga.
Warga meminta agar pihak terkait segera menindaklanjuti dan membersihkan batu tersebut.
_”Kami masyarakat meminta agar batu cepat diserak dan dikerjakan,”_ pungkas warga.
***
*(HRS)











