Asahan, https://detikkompasnews.com – Sabtu, 8 Agustus 2026 – Air mata kerinduan. Itulah yang dirasakan Bapak Asan Basri Siringoringo warga Asahan yang kini sangat merindukan keluarganya di daerah Tapanuli. Sudah lama ia tidak berjumpa dan tidak mendapat kabar dari sanak saudara di kampung halaman.
Dengan hati yang tulus, Bapak Asan Basri menyampaikan isi hatinya kepada media. Ia berharap melalui pemberitaan ini, keluarganya di Tapanuli bisa membaca dan mengetahui keadaannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
_”Di sini saya yang bernama Asan Basri Siringoringo mengatakan sepenuh hati saya, saya sangat merindukan keluarga saya yang berada di daerah Tapanuli. Sampai kini kami tidak pernah berjumpa. Rasanya ingin sekali melepaskan rindu kepada keluarga saya di sana, di daerah Tapanuli,”_ ujarnya dengan suara bergetar.
Menurut Bapak Asan, sudah bertahun-tahun ia terpisah jarak dan waktu dengan keluarga. Kesibukan hidup dan keterbatasan komunikasi membuat pertemuan itu semakin sulit.
_”Apakah saudara-saudara saya masih ada di daerah Tapanuli atau tidak? Saya tidak tahu kabarnya. Hanya doa yang bisa saya panjatkan setiap hari agar mereka semua sehat dan dalam lindungan Tuhan,”_ lanjutnya.
Ia berharap, siapapun yang mengenal atau mengetahui keberadaan keluarganya di wilayah Tapanuli dapat membantu menyampaikan pesan ini.
_”Sekian yang bisa saya beritakan. Ini kata-kata dari hati saya buat saudara-saudaraku di Tapanuli. Saya rindu. Saya kangen. Tolong kabari saya,”_ tutupnya.
Kisah Bapak Asan Basri ini menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukan hidup, ikatan keluarga tetap menjadi hal paling berharga. Diharapkan melalui media ini, kerinduan yang selama ini dipendam dapat tersampaikan dan mempertemukan kembali keluarga yang sudah lama terpisah.
Bagi masyarakat yang memiliki informasi tentang keluarga Bapak Asan Basri Siringoringo di Tapanuli, dapat menghubungi redaksi `detikkompasnews.com` atau langsung ke kediaman beliau di Asahan.
**_
*(HRS)











