Uang Negara Terkuras, Program Prabowo Dan Penerima Manfaat MBG Tak Berjalan, KPPG Kota Medan Gagal Selesaikan Konflik Di SPPG Sunggal 2

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Detikkompasnews.com | Donal Simanjuntak Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan yang memimpin pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Medan dan Sumatera Utara menggelar forum klarifikasi antara Kepala SPPG Kota Medan Medan Sunggal, Ketua Yayasan Muhammad Zein Siregar, PIC SPPG Kota Medan Medan Sunggal Sunggal 2, Mitra SPPG Kota Medan Medan Sunggal Sunggal 2 ruangan Kepala Kantor KPPG Kota Medan untuk menindaklanjuti Laporan Khusus SPPG Kota Medan Medan Sunggal 2 perihal Laporan Konflik PIC Yayasan dengan Mitra Pemilik Fasilitas tanggal 01 September 2026 di Kantor KPPG Medan Jl. Bunga Raya No. 96,Asam Kumbang, Medan, Senin, (7/9/ 2026).

Fredy Kepala SPPG Sunggal 2 Jalan Puskesmas 1 Gang Jambu Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan mengatakan bahwa pada saat pertemuan tersebut Tini Sekretaris Yayasan Muhammad Zein Siregar menyatakan bahwasanya dirinya tidak mau bekerjasama lagi dengan BGN

“Yayasan tidak mau lagi bang,” ungkapnya, Senin (7/9/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmadsyah Ketua Aliansi Wartawan Sumatera Utara (AWAS) mengatakan bahwa Donal KPPG Kota Medan gagal mengatasi Konflik di SPPG Sunggal 2 Jalan Puskesmas 1 Gang Jambu Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Petisah Kota Medan.

“Uang negara terkuras, Program Prabowo dan Penerima Manfaat MBG Tak berjalan, Bang Donal KPPG Kota Medan gagal selesaikan konflik Di SPPG Sunggal 2,” katanya.

Konflik internal yang melibatkan PIC (Person in Charge), Yayasan, Mitra, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah kini menjadi salah satu pemicu utama dihentikannya operasional sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketidakmampuan pimpinan di tingkat operasional, termasuk beberapa Kepala SPPG atau struktur terkait dalam menyelesaikan sengketa ini, telah berujung pada tindakan tegas dari Badan Gizi Nasional (BGN) berupa pencopotan jabatan hingga penutupan ratusan unit dapur secara permanen.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai kegagalan penanganan konflik dan dampaknya terhadap tata kelola program:

1.Akar Konflik Sektor Operasional

Masalah Pembayaran dan Penggelapan Dana: Konflik tajam sering kali dipicu oleh ketidakjelasan aliran dana antara yayasan pengelola dan mitra penyedia fasilitas dapur.

Sengketa perdata muncul karena adanya pemotongan sepihak atau keterlambatan pembayaran hak mitra operasional hingga ratusan juta rupiah.

Praktik Fee Ilegal dan Pungli: Banyak kepala operasional dapur kedapatan meminta biaya tambahan (fee) ilegal kepada yayasan atau mitra penyuplai bahan baku, yang dikategorikan oleh BGN sebagai bentuk tindakan gratifikasi pidana.

Bongkar Pasang Yayasan: Ditemukan indikasi pergantian sepihak pengelola yayasan tanpa seleksi terbuka, yang memicu ketegangan di lapangan dan menurunkan stabilitas operasional. (JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anak Jalanan Tak Kunjung Beres, Rafdinal Desak Rico Waas Copot Kadis Sosial Medan: Jangan Cuma Pandai Bicara!
Polda Sumut Resmi Terima Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Darwan, Kuasa Hukum Minta Penanganan Serius
Ringankan Beban Warga, Tirtanadi Medan Labuhan Sosialisasikan Tiga Program Strategis
Di Depan Forum dan KPPG Kota Medan, Tini Sekretaris Yayasan Muhammad Zein Siregar Sebut Tidak Mau Lagi Bekerjasama Dengan BGN Uun
Penyidik PPA Polresta Medan diduga intervensi pelapor, dan menyuruh pelapor tekdoun berita dan buat video klarifikasi
Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan El Barino Shah Ajak Masyarakat Peduli Kebersihan Lingkungan
Pedagang Viral di TikTok Uang Tempat Rp20 Juta, Sampaikan Klarifikasi Dan Permohonan Maaf. 
Terkait Pemberitaan Hoax RP ‘Calo Proyek dan Oknum Pegawai’ IKRAR Angkat Bicara, Harist Lubis : Ambil Berkas Kok Dikatakan Calo
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:54 WIB

Anak Jalanan Tak Kunjung Beres, Rafdinal Desak Rico Waas Copot Kadis Sosial Medan: Jangan Cuma Pandai Bicara!

Kamis, 10 September 2026 - 03:12 WIB

Polda Sumut Resmi Terima Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Darwan, Kuasa Hukum Minta Penanganan Serius

Rabu, 9 September 2026 - 12:02 WIB

Ringankan Beban Warga, Tirtanadi Medan Labuhan Sosialisasikan Tiga Program Strategis

Selasa, 8 September 2026 - 14:23 WIB

Uang Negara Terkuras, Program Prabowo Dan Penerima Manfaat MBG Tak Berjalan, KPPG Kota Medan Gagal Selesaikan Konflik Di SPPG Sunggal 2

Senin, 7 September 2026 - 09:04 WIB

Di Depan Forum dan KPPG Kota Medan, Tini Sekretaris Yayasan Muhammad Zein Siregar Sebut Tidak Mau Lagi Bekerjasama Dengan BGN Uun

Berita Terbaru

BERITA POLRI

Anev Satlantas Polresta Gowa Perkuat Pelayanan Masyarakat

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:11 WIB