Drs Rafli Tanjung : Sejarah Singkat peralihan Pemuda Demokrat Indonesia menjadi GPM dan kembali ke Pemuda Demokrat Indonesia 

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs.Rafli Tanjung, Ketua MPD DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumut

Pemuda Demokrat Indonesia didirikan oleh MH Isnaeni bersama Subagyo Reksodupuro pada 31 Mei 1947 di Kota Salatiga, yang didirikan oleh tokoh Partai Nasional Indonesia.

Kemudian waktu berjalan dalam perkembangan Pemuda Demorat Indonesia yang pada Kongres ke 4 Pemuda Demorat Indonesia berganti nama menjadi Gerakan Pemuda Marhaenis dengan azas Marhaenisme, yang langsung menjadi Handerbouw Partai Nasional Indonesia (PNI).

Seiring waktu berjalan, tahun 1965 terjadi revolusi dimana keluarga marhaenis mendapat benturan dan terlibat perang pisik dengan aktivis pro orde baru, sehingga oleh pemerintah Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) menjadi hilang dan bahkan dibekukan pemerintah karena menolak azas tunggal Pancasila.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun 1971 terjadi 5 partai di lebur menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan salah satunya PNI ikut berfusi ke PDI.

Namun keberadaan GPM tidak ikut berfusi karena menolak azas Pancasila.

Menjelang kelahiran undang-undang kepemudaan, bahwa seluruh organisasi kepemudaan dan ormas harus memiliki azas tunggal Pancasila.

Disinilah tokoh dari pemuda nasional yang berasal dari pemuda yang mengambil langkah untuk membangkitkan kembali Pemuda Demokrat Indonesia dengan menggunakan kader-kader GPM sampai ke daerah.

Namun kehadiran Pemuda Demokrat Indonesia ditolak oleh para tokoh-tokoh GPM termasuk di Sumatera Utara terjadi perseteruan dan perpecahan yang menolak dan mendukung kehadiran Pemuda Demokrat Indonesia yang tidak melalui mekanisme Kongres.

Sehingga menjadi pandangan oleh tokoh dan kader Pemuda Marhaenis bahwa kehadiran Pemuda Demokrat Indonesia telah mencederai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga karena tidak melalui Kongres.

Bahwa lembaga tertinggi adalah Kongres untuk mengembalikan nama tersebut, artinya kehadiran Pemuda Demokrat Indonesia cacat administrasi.

Sehingga sejumlah tokoh memprotes dan menolak. Namun penolakan itu tidak secara terang-terangan karena masih trauma dengan bentrok pisik yang terjadi.

Oleh Edwin Sunawar Sukowati dan Edi Sukirman dijadikan Pemuda Demokrat Indonesia salah satu organisasi penggagas lahirnya KNPI. Sehingga Edwin Sunar Sukowati dadaulat sebagai ketua KNPI pertama.

Sehingga KNPI membonceng Pemuda Demokrat Indonesia dalam melaksanakan konsolidasi di daerah yang mendapat tantangan oleh kader Gerakan Pemuda Marhaenis pada  kongres 1990 di Salatiga maupun Kongres 2002 di Caringin Bogor dengan Ketua Umum terpilih adalah H.Facruddin.

Kemudian tahun 2007 Kongres kembali memilih H Facruddin untuk yang kedua kalinya.

Namun perjalanan Pemuda Demokrat Indonesia secara nasional juga tidak membawa keberuntungan bagi kadernya sampai tingkat daerah, dengan dinamika dan pasang surut terjadi.

Kongres ke XIV dilaksanakan kembali yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana ketentuan pelaksanaan Kongres yang tidak membahas tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

Namun terjadi perubahan persoalan legalitas di tubuh Pemuda Demokrat Indonesia untuk mendapat AHU dan Kemenkuham karena berbenturan dengan nama dari salah satu partai,  sehingga DPP Pemuda Demokrat Indonesia hasil Kongres ke XIV, lengser pada rapat pleno diperluas.

Padahal lembaga tertinggi dalam pergantian kepengurusan adalah Kongres, jika tidak dapat dilaksanakan maka kepengurusan harus dicaretakerkan yang langsung di SK kan oleh MPP DPP untuk bisa mengantarkan ke jenjang Kongres berikutnya.

Kehadiran Pemuda Demokrat Indonesia yang beralih sedikit menjadi Pemuda Demokrasi Indonesia adalah suatu yang wajar jika ditilik dari perjalanan Pemuda Demokrat Indonesia dari masa ke masa.

Artinya legalitas Pemuda Demokrasi Indonesia secara legalitas sama dengan kehadiran Pemuda Demokrat Indonesia ketika beralih dan berganti nama dari Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM).

Demikian sebagai pandangan kami belajar dari sejarah keberadaan organisasi, untuk menyelamatkan organisasi dan kemandirian organisasi bagi kader-kader yang memiliki kualitas untuk membangun sebuah organisasi yang solid, seharusnya tidak perlu menjadi perdebatan antara Pemuda Demokrat Indonesia dengan Pemuda Demokrasi Indonesia,

(salam, merdeka/narasi dibuat oleh :

Drs. Rafli Tanjung

Sekretaris PAC Pemuda Demokrat Indonesia kecamatan Medan Kota, tahun 1990-1994

Sekretaris DPC Pemuda Demokrat Indonesia kita Medan tahun 1994-2007.

Wakil sekretaris DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara tahun 2007-2012

Sekretaris DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumut tahun 2012-2023.

Ketua DPD Pemuda Demokrat Indonesia tahun 2023-2026. (JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Sumut Gelar Rapimprov 2026 di Hotel Adimulia, Perkuat Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah
Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumatera Utara Menerima Audiensi LBH Posko Orange Partai Buruh Kota Medan
Menjaga warisan dan jati diri, Batalyon B Pelopor Brimob Sumut laksanakan penyucian tunggul Patuan Nagari Anggi
DPD PEMUDA DEMOKRASI INDONESIA SUMATERA UTARA RESMI TERDAFTAR DI KESBANGPOL SUMUT
Persatuan Pemuda Revolusi Sumatera Utara (PPR SU) Minta Bupati Evaluasi Kinerja Direktur RSUD Rantauprapat.
Dua Tahun, Rp762 Juta TJSL Kebun Sosa PTPN IV Mengalir ke Warga Padang Lawas
Dinas Lingkungan Hidup Labuhanbatu Gandeng TNI Polri Dan Ormas Bersihkan Areal Tugu juang 45.
Kantor ATR/BPN Labuhanbatu Siap bersinergi Dalam Gerakan Percepatan Pendaftaran Tanah wakaf.
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:01 WIB

Kadin Sumut Gelar Rapimprov 2026 di Hotel Adimulia, Perkuat Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumatera Utara Menerima Audiensi LBH Posko Orange Partai Buruh Kota Medan

Sabtu, 12 September 2026 - 03:46 WIB

Menjaga warisan dan jati diri, Batalyon B Pelopor Brimob Sumut laksanakan penyucian tunggul Patuan Nagari Anggi

Jumat, 11 September 2026 - 10:52 WIB

DPD PEMUDA DEMOKRASI INDONESIA SUMATERA UTARA RESMI TERDAFTAR DI KESBANGPOL SUMUT

Selasa, 8 September 2026 - 13:25 WIB

Persatuan Pemuda Revolusi Sumatera Utara (PPR SU) Minta Bupati Evaluasi Kinerja Direktur RSUD Rantauprapat.

Berita Terbaru