AMPIBI : Perang Melawan Narkoba Tanggung Jawab Bersama

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia disingkat AMPIBI yang didalam kepengurusan ada 5 ( Lima ) Orang yaitu Johan Merdeka, Rahmatsyah, Izhar Daulay, Pingki dan Awaluddin Pane menegaskan bahwa momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2026 harus menjadi titik balik penguatan komitmen seluruh elemen bangsa dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia.

AMPIBI menilai, ancaman narkoba saat ini telah masuk dalam fase yang sangat mengkhawatirkan karena menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, pelajar, mahasiswa, Pekerja Buruh, hingga masyarakat umum. Menurutnya, pendekatan formal saja tidak cukup untuk memutus rantai peredaran narkotika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Generasi muda adalah aset bangsa yang harus kita lindungi dari pengaruh buruk narkotika. Jangan sampai masa depan Indonesia rusak akibat peredaran gelap narkoba yang terus mengancam kehidupan masyarakat,” ujar Awaluddin Pane , Jumat (26/6/2026).

Lebih lanjut, AMPIBI menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan media massa. Baginya, ormas memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun kesadaran kolektif di tingkat akar rumput.

“Kami mendorong kader di daerah untuk menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan produktif agar masyarakat kita, khususnya generasi muda, terhindar dari jeratan barang haram tersebut,” ujar tambahan dari Johan Merdeka

“Kami berharap sinergi antar instansi semakin diperkuat. Penegakan hukum yang tegas harus dibarengi dengan pencegahan yang masif agar pemberantasan narkoba dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” tegas Johan Merdeka.

Menutup pernyataannya, AMPIBI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan HANI 2026 sebagai momentum aksi nyata untuk melindungi generasi penerus bangsa.

Mari kita satukan langkah dan komitmen untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan tindakan nyata, kita dapat menyelamatkan generasi muda demi masa depan bangsa yang lebih maju, sehat, dan bermartabat.

(Johan M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WABUP ASAHAN RIYANTO KUKUHKAN PASKIBRAKA KABUPATEN ASAHAN 2026, TEKANKAN JIWA PATRIOTISME DAN NASIONALISME
PENERIMAAN TANDA PENGHARGAAN LENCANA MELATI GERAKAN PRAMUKA OLEH BUPATI ASAHAN SELAKU KETUA MABICAB ASAHAN
Klarifikasi ENDI SYAHRONI dengan Ketua BKM Mesjid Terkait Fasilitas Jalan Umum di Komplek IDI Kwala Bekala
KEKHAWATIRAN PETANI ASAHAN AKIBAT KEMARAU PANJANG, TANAMAN SAYURAN TERANCAM GAGAL PANEN
Yakuf Ismail, Ketua IMO Indonesia Desak Kapolri dan Kapolda Sumut Evaluasi SP3 Kasus Arjoni
Dugaan PUNGLI Rp100 Ribu per Bulan,  SMAN 1 Sunggal Diminta Buka Data dan Beri Klarifikasi
Proyek Aspirasi Dewan Diduga Abaikan Keterbukaan Informasi, Potensi Penyimpangan Disorot Warga di Tangerang 
Diduga Pungli Sebesar Rp 100 Ribu per Bulan Dikutip dari Siswa, SMAN 1 Sunggal Diminta Buka Data dan Beri Klarifikasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:22 WIB

WABUP ASAHAN RIYANTO KUKUHKAN PASKIBRAKA KABUPATEN ASAHAN 2026, TEKANKAN JIWA PATRIOTISME DAN NASIONALISME

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:16 WIB

PENERIMAAN TANDA PENGHARGAAN LENCANA MELATI GERAKAN PRAMUKA OLEH BUPATI ASAHAN SELAKU KETUA MABICAB ASAHAN

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Klarifikasi ENDI SYAHRONI dengan Ketua BKM Mesjid Terkait Fasilitas Jalan Umum di Komplek IDI Kwala Bekala

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:34 WIB

KEKHAWATIRAN PETANI ASAHAN AKIBAT KEMARAU PANJANG, TANAMAN SAYURAN TERANCAM GAGAL PANEN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Yakuf Ismail, Ketua IMO Indonesia Desak Kapolri dan Kapolda Sumut Evaluasi SP3 Kasus Arjoni

Berita Terbaru