Dugaan “Izin Dewan” Hingga Indikasi Permainan Oknum, Kondisi Warung Liar & Parkir Semrawut di Depan PT Wasco:

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DetikkompasNews.com| Batam — Titik Lokasi yang tidak tertib di depan pintu masuk PT. Wasco kawasan industri Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, kini menjadi sorotan tajam publik. Deretan 13 warung liar yang berdiri di bahu jalan serta parkir kendaraan roda dua karyawan yang tidak teratur dinilai mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (11/04/2026) pukul 08.45 WIB memperlihatkan puluhan motor berjajar hingga memakan badan jalan, sementara bangunan semi permanen warung berdiri tanpa penataan yang jelas, seolah menjadi pemandangan biasa yang dibiarkan berlangsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah Diberi SP2, Namun Tetap Beroperasi

Dari keterangan salah satu pedagang, mereka mengaku bukan penduduk setempat dan sudah pernah menerima Surat Peringatan Kedua (SP2) dari pihak berwenang. Namun, aktivitas berjualan tetap berjalan karena mereka merasa memiliki dasar hukum berupa izin tertulis.

“Kami memang tidak tinggal di sini Bang. Kami juga sudah dapat SP2. Tapi kami pegang izin tertulis dari anggota dewan Komisi I, Pak Fadli. Sebelum pemerintah pakai badan jalan ini, kami diizinkan berjualan. Suratnya dipegang Pak Andi, kami percaya karena dia juga advokat,” ungkap pedagang tersebut dengan nada meyakinkan.

Pernyataan ini langsung memicu pertanyaan besar terkait legalitas dan kewenangan yang dimaksud.

Izin Dipertanyakan: Apakah Anggota Dewan Berwenang Memberi Izin Penggunaan Jalan?

Secara hukum, pemanfaatan ruang jalan, termasuk bahu jalan, diatur secara ketat dalam peraturan perundang-undangan. Berdasarkan UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan serta PP No. 34 Tahun 2006, pemanfaatan bagian jalan harus melalui izin resmi dari penyelenggara jalan sesuai kewenangannya, bukan dari anggota legislatif.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memiliki fungsi pengawasan dan pembuatan peraturan daerah, namun tidak memiliki kewenangan eksekutif untuk menerbitkan izin penggunaan aset publik seperti badan jalan. Hal ini menimbulkan keraguan serius mengenai keabsahan surat yang dipegang para pedagang, serta apakah izin tersebut masih berlaku setelah area tersebut ditetapkan sebagai fasilitas umum.

Baca Juga:  Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Batuputih Merajalela, Libatkan Oknum PNS Ada Apa?

Lebih jauh, muncul pertanyaan mendasar: Mengapa meskipun sudah diberi SP2, aktivitas tersebut tetap berjalan tanpa adanya tindakan penertiban yang tegas?

Dugaan Pembiaran dan Indikasi Oknum

Keberadaan warung liar dan parkir semrawut yang berlangsung cukup lama memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran. Pengamat lingkungan menilai bahwa kondisi seperti ini tidak mungkin terjadi tanpa sepengetahuan pihak terkait.

“Kalau ini terjadi lama dan jumlahnya banyak, tidak mungkin tidak diketahui. Kenapa dibiarkan? Apakah ada oknum yang mengoordinir?” tegas pengamat tersebut.

Sorotan pun kini mengarah pada peran manajemen PT Wasco sebagai perusahaan besar yang beroperasi di kawasan tersebut, serta dugaan adanya koordinasi dari pihak tertentu yang membiarkan pelanggaran aturan ini terus berlangsung.

Berdampak pada Investasi dan Citra Kawasan

Selain masalah ketertiban, kondisi ini juga dinilai menghambat pengembangan wilayah. Lahan kosong di belakang deretan warung disebut-sebut urung dibangun, sementara investor diduga mulai berpikir ulang untuk menanamkan modal di kawasan yang lingkungannya tidak tertata rapi. Citra kawasan industri yang seharusnya modern dan terorganisir pun ikut tercoreng.

Pengamat menegaskan bahwa upaya memajukan ekonomi masyarakat memang penting, namun harus dilakukan dengan cara yang tertib dan sesuai aturan.

“Kalau ingin memajukan ekonomi, harus ditata. Bukan dibiarkan semrawut seperti ini,” tambahnya.

Desakan Publik: Usut Tuntas dan Bertindak Tegas

Masyarakat kini mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan:

– Investigasi menyeluruh terkait keabsahan “izin” yang disebut-sebut dan dugaan keterlibatan oknum.

– Klarifikasi resmi dari pihak yang disebut sebagai pemberi izin dan pemegang surat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ROKOK TAMPA PITA CUKAI H-MIlD JUMBO ICE: DIDUGA BEREDAR LUAS DI MASYARAKAT BATAM 
Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Batuputih Merajalela, Libatkan Oknum PNS Ada Apa?
Ketua Umum LSM PROSULUT 08 GARUDA Dukung Putra Terbaik Sulut Duduki Jabatan Strategis Gubernur Akmil
Ketua Umum APTIKNAS dan APKOMINDO Hadiri HUT BSSN ke-80, Tegaskan Dukungan terhadap RUU KKS serta Penguatan Kolaborasi Nasional
Minarni L. Panggabean Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum DPN GAPEMPI Periode 2026–2031
Ibadah Paskah II Danramil Tenga dan Percepatan Pembangunan KDMP Berlangsung Khidmat
EDAN! Diduga Proyek Siluman, PT Startindo Gasak Lahan Belakang Terminal Dapur 12 Tanpa Izin—Hukum Mati Suri di Batam?!
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Cut and Fill di Kawasan Kaliban Kabil Nongsa Disorot, Aparat Diminta Bertindak.
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:58 WIB

ROKOK TAMPA PITA CUKAI H-MIlD JUMBO ICE: DIDUGA BEREDAR LUAS DI MASYARAKAT BATAM 

Minggu, 19 April 2026 - 13:06 WIB

Dugaan “Izin Dewan” Hingga Indikasi Permainan Oknum, Kondisi Warung Liar & Parkir Semrawut di Depan PT Wasco:

Selasa, 14 April 2026 - 15:11 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Batuputih Merajalela, Libatkan Oknum PNS Ada Apa?

Selasa, 7 April 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum APTIKNAS dan APKOMINDO Hadiri HUT BSSN ke-80, Tegaskan Dukungan terhadap RUU KKS serta Penguatan Kolaborasi Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 02:51 WIB

Minarni L. Panggabean Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum DPN GAPEMPI Periode 2026–2031

Berita Terbaru