EDAN! Diduga Proyek Siluman, PT Startindo Gasak Lahan Belakang Terminal Dapur 12 Tanpa Izin—Hukum Mati Suri di Batam?!

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


DetikKompasnews.com, BATAM – Skandal dugaan aktivitas ilegal kembali mencuat. Kali ini, pematangan lahan besar-besaran di belakang Terminal Dapur 12 diduga dilakukan PT Startindo tanpa izin resmi, namun tetap berjalan mulus seolah tak tersentuh hukum.
Fakta di lapangan bikin publik geram. Alat berat bekerja tanpa henti, tanah ditimbun, lahan diratakan secara masif—tanpa papan proyek, tanpa kejelasan izin. Aktivitas ini berlangsung terang-terangan di kawasan strategis, seakan hukum hanya jadi pajangan.
Nama berinisial “W” disebut-sebut sebagai sosok kunci di balik kegiatan ini. Namun hingga kini, siapa sebenarnya yang bertanggung jawab masih samar. Yang jelas, aktivitas terus berjalan tanpa hambatan.
Pertanyaan keras pun menggema:
Apakah hukum benar-benar ditegakkan, atau hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas?
Bagaimana mungkin proyek sebesar ini bisa berjalan tanpa izin—dan tanpa tindakan?
Jika merujuk aturan, kegiatan pematangan lahan wajib mengantongi izin lengkap. Jika dugaan ini benar, maka ini bukan sekadar pelanggaran—ini bentuk pembangkangan terang-terangan terhadap hukum.
Ironisnya, hingga saat ini PT Startindo belum memberikan klarifikasi. Instansi terkait pun bungkam. Diamnya pihak berwenang justru memperkuat dugaan adanya pembiaran.
Publik kini menunggu: ada tindakan atau hanya tontonan?
Warga mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan. Jangan biarkan praktik seperti ini jadi contoh buruk di Batam.
Kalau hukum masih hidup, buktikan! Jangan sampai rakyat kehilangan kepercayaan! 🔥🔥🔥

(L Buan)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikkompasnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penganiayaan Siswa Disekolah SMA di Binjai, Pihak Sekolah Bantah Oknum Guru Aniaya Seorang Murid.
*Tragedi Anak Krakatau dan Tanggung Jawab Negara Melindungi Jurnalis* *Oleh: Yakub F. Ismail*
Mitra Dapur SPPG Sunggal 2 Medan DIDUGA Akan Jual Titik Sebesar Rp 1,5 Miliar, Puluhan Organisasi Akan Demo Besar Ke KPPG Desak SUSPEN PERMANEN 
Dinas PMD Gowa Menyambut Positif Rencana Pembentukan News Room Jaga Desa
Lebih 100 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan Setelah Santap MBG (Makan Bergizi Gratis)
DPD PEMUDA DEMOKRASI INDONESIA SUMATERA UTARA KECAM TINDAKAN PENYERANGAN DAN KEKERASAN TERHADAP MASSA AKSI GM-FKPPI DI DEPAN GEDUNG CAPITAL BUILDING MEDAN
BORONG 22 MEDALI, BUPATI ASAHAN APRESIASI PRESTASI ATLET RENANG PIALA KEMERDEKAAN 2026
WABUP ASAHAN RIATO HADIRI PERINGATAN MAULID NABI 1448 H: JADIKAN AKHLAK RASULULLAH TELADAN HIDUP
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:20 WIB

Dugaan Penganiayaan Siswa Disekolah SMA di Binjai, Pihak Sekolah Bantah Oknum Guru Aniaya Seorang Murid.

Jumat, 25 September 2026 - 16:25 WIB

*Tragedi Anak Krakatau dan Tanggung Jawab Negara Melindungi Jurnalis* *Oleh: Yakub F. Ismail*

Jumat, 25 September 2026 - 01:48 WIB

Mitra Dapur SPPG Sunggal 2 Medan DIDUGA Akan Jual Titik Sebesar Rp 1,5 Miliar, Puluhan Organisasi Akan Demo Besar Ke KPPG Desak SUSPEN PERMANEN 

Rabu, 23 September 2026 - 02:22 WIB

Dinas PMD Gowa Menyambut Positif Rencana Pembentukan News Room Jaga Desa

Senin, 14 September 2026 - 11:00 WIB

Lebih 100 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan Setelah Santap MBG (Makan Bergizi Gratis)

Berita Terbaru